
IslamiNews.blog Di abad 20 puluh ini, setalah majunya ilmu pengetahuan, pasca runtuhnya teori evolusi, yang di babat habis oleh Harun Yahya, ternyata masih ada kaum intelek yang masih mempercayai “mitos” evolusi, entah apa yang melatar belakangi kebodohan mereka, sehingga percaya akan teori yang jelas-jelas tidak masuk akal ini.
kehebatan yang begitu kompleks, yang ada di setiap penciptaan makhluk hidup di atas bumi ini telah menjelaskan kepada kita bahwa, sesuatu hal yang mustahil untuk di percaya bahwa setiap makhluk hidup itu berubah bentuk dalam proses waktu yang lama dan panjang dan segala sesuatu itu ada tidak ada secara kebetulan belaka, karena itu semua akan tidak melibatkan siapa yang telah mengadakanya, yaitu Allah Swt tuhan yang maha pencipta.
Mudah-mudahan segala media informasi benar-benar meluruskan niat dalam mengekspos berita, dan teliti dalam segala hal, terutama hal-hal yang menyudutkan islam, sebagai mana yang kita ketahui bahwa sebuah berita yang sama dapat membentuk beberapa opini yang berbeda-beda ini semua tergantung siapa yang bergerak di belakangnya, sebagai contoh, yang baru-baru ini muncul di tengah-tengah kita yaitu isu terorisme, pembentukan opini di belakangnya sekarang ini adalah , yang berjanggut, berjubah, dan islam adalah teroris, padahal ini adalah kesempatan musuh islam untuk menjadikan Noordin M Top sebagai boomerang Islam, namun kami disini menilai bahwa mereka para pengebom, adalah muslim yang salah dalam memahami syariat jihad di dalam islam, dan ini bukan berarti itulah wajah islam, dan ada kemungkinan yang lain bahwa mereka adalah hanya rekayasa guna menyempitkan ruang bagi islam.
By : IslamiNews
Liputan6.com, Hongkong: Ilmuwan Cina mengumumkan keberhasilan menemukan fosil dinosaurus berbentuk burung bersayap empat di bagian timur laut negara tersebut. Temuan ini diklaim sebagai penghubung mising link yang selama ini menjadi penghalang dalam menjelaskan evolusi burung. Demikian berita yang dilansir AFP, Senin (28/9).
Fosil yang ditemukan seukuran ayam dengan panjang tubuh mencapai 50 centimeter dan tengkorak kepala enam centimeter. "Temuan ini mengindikasikan burung tersebut diturunkan dari sejenis dinoaurus bersayap empat yang berumur 160 juta tahun," ujar Xing Xu, pemimpin riset penemuan tersebut.
Dinosaurus burung ini diklaim tengah melakukan transisi untuk menjadi burung sebenarnya. Hal itu ditandai dengan bulu panjang yang menutupi sayap, ekor, dan kakinya. Ilmuwan Cina yakin burung purba tersebut lebih tua dari archaeopteryx yang dikenal sebagai burung paling awal dari evolusi burung modern. "Fosil spesies ini membantah argumen dinosaurus berbentuk burung hadir terlambat untuk menjadi nenek moyang burung," ujar para ilmuwan Cina.(AND)
27/08/2009 22:58
Liputan6.com, Eromanga: Para ahli paleontologi Australia mengumumkan penemuan spesies baru dinosaurus di sebuah peternakan domba di negara bagian Queensland. Fosil berumur 97 juta tahun tersebut berasal dari mahluk pemakan tanaman besar berleher panjang sauropodus. Tulang tersebut ditemukan di dekat situs di mana dinosaurus terbesar Australia ditemukan pada penelitian sebelumnya.
Spesies baru sauropodos yang berarti kaki kadal ini adalah salah satu temuan pentingnya. Sebagian besar temuan tersebut terlihat muncul di permukaan tanah dan penggalian lanjutan sudah dijadwalkan. Dinosaurus ini memiliki leher yang sangat panjang, berkepala kecil, dan bergigi tumpul.
Para ilmuwan memandang mahluk ini kemungkinan adalah nenek moyang unggas dan punah karena pengaruh peningkatan suhu bumi. "Ini adalah temuan yang menakjubkan karena kembali membuat Queensland menjadi pusat temuan dinosaurus Australia," kata ahli paleontologi Museum Queensland, Scott Hocknull seperti dikutip BBC, Kamis (27/8).
Herbivora kuno tersebut tepatnya ditemukan di dekat Kota Eromanga yang terletak di antara pinggiran laut besar masa cretaceous dini. Para peneliti menggambarkan daerah tersebut sebagai kuburan massal dinosaurus dan diyakini ratusan kerangka lain masih terkubur di sana. "Kami menemukan dinosuarus di semua bagian Queensland. Australia benar-benar menjadi pusat temuan dinosaurus. Di bawah tanah masih terdapat ratusan kerangka," ujarnya.
Dinosaurus terbesar Australia ditemukan di peternakan domba yang sama pada 2004. Panjangnya hampir 30 meter dan merupakan spesies baru titanosaurus.(AND)

2 Oktober 2009 pada 8:57 PTG
lumayan
2 Oktober 2009 pada 9:01 PTG
maju terus
2 Oktober 2009 pada 9:05 PTG
klu boleh usul,untuk berita tentang ini buat kolom khusus dengan nama IPTEK.Dan antum boleh cari tentangnya sebanyak mungkin sehingga pembaca asyik dan dapat maklumat yang banyak tentangnya.selain itu dalam tulisan di blog ini masih banyak tata bahasa yang belum benar, penulisan huruf besar kapan dan dimana,dan perlu di ingat rumus berita 5W+1H.ok syukron nih semoga blognya makin sukses aja .wslm
2 Oktober 2009 pada 9:14 PTG
terima kasih atas masukan akhi, ini amat berharga bagi kami, kebetulan sebagian tulisan di sini belum di edit dari pertama lahirnya islami news.